Selamat Datang di Blogsite Perguruan Seni Beladiri Silat "Tiga Serangkai" "

Tuesday, November 28, 2006

PANTANGAN DALAM ILMU TIGA SERANGKAI

Banyak pertanyaan yang sering dilontarkan oleh masyarakat awam seperti :

Apakah ilmu Tiga Serangkai ini dapat menghambat lancarnya rizki seseorang yang mempelajarinya ?

Adakah faktor-faktor / pantangan yang dapat menurunkan atau bahkan memusnahkan ilmu Tiga Serangkai ?

Bagaimanakah akibatnya apabila melanggar pantangan-pantangan tersebut ?


Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dimaklumi, karena banyak kejadian pada perguruan lain yang apabila melanggar pantangan yang telah ditentukan akan menimbulkan suatu masalah dan bahkan ada kalanya mengancam jiwanya atau merusak badannya.

Hal-hal yang sering terlontar diatas dalam Perguruan TS tidak akan terjadi, karena ilmu Tiga Serangkai bukan ilmu kanoragan atau yang sejenisnya. Ilmu Tiga Serangkai adalah ilmu seni beladiri do’a yang sangat menekankan pada kebersihan hati, budi pekerti yang terpuji dan kesadaran diri karena Allah. Oleh sebab itu, Pembina memberikan suatu Peraturan atau Pantangan Pokok di Perguruan TS supaya anggota Perguruan TS tidak tergoda dan tidak terbawa untuk melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Pantangan Pokok dalam ilmu Tiga Serangkai tersebut adalah :

1.Tidak boleh berani / melawan kepada orangtua.
2.Tidak boleh melompat / merusak pagar ayu.
3.Tidak boleh minum minuman keras.
4.Tidak boleh makan daging babi.

Ke-empat pantangan pokok tersebut dimaksudkan sebagai kendali atau rem bagi anggota Perguruan TS agar tidak cenderung melakukan perbuatan dosa ( besar maupun kecil ). Pelanggaran terhadap pantangan pokok tersebut tidak berakibat apa-apa terhadap badan maupun harta-benda yang dimilikinya, tetapi sangat berakibat fatal terhadap keberadaan ilmu Tiga Serangkai yang telah dimilikinya. Ilmu Tiga Serangkai yang dimiliki dan dikuasainya menjadi rusak, tidak berfungsi dan bahkan musnah / hilang secara otomatis apabila melanggar pantangan pokok tersebut. Sangat disesalkan dan disayangkan apabila ada anggota Perguruan TS dengan sengaja melanggar pantangan pokok tersebut. Janganlah coba-coba untuk melanggar pantangan pokok tersebut . Satu-satunya cara guna memperoleh kembali ilmu Tiga Serangkai yang rusak / hilang adalah harus dilakukan perbaikan kembali oleh –

Pembina. Perlu pula disimak bahwa pantangan pokok tersebut sangat sesuai dengan ajaran agama, sehingga tidak ada alasan bagi anggota Perguruan TS untuk tidak menjaga pantangan pokok tersebut.

2 comments:

Anonymous said...

Sip bagi anggota harus tetep dijaga ke ts-an nya

Do'a adlah senjata orang beriman
#salam tiga serangkai unit UTM

Unknown said...

Ap itu pagar ayu?